Cerita Rakyat Pendek Cincin Indah Elang

Cerita Rakyat Pendek Cincin Indah Elang – Elang temukan satu cicin yang begitu cantik. Cincin itu senantiasa selalu ia gunakan ke mana juga ia pergi. Semuanya yang lihat cincin itu pastinya akan jatuh hati. Seperti Induk Ayam, ia begitu menginginkan mempunyai cincin seperti Elang.

Baca Komik Horor

Induk ayam serta Elang yaitu teman dekat baik. Induk Ayam punya niat meminjam cincin itu. Jangan Lupa untuk membaca kisah >> Dongeng Bahasa Sunda

” Elang tentu akan tidak keberatan bila saya meminjamnya barang sekian hari, ” gumam Induk Ayam.

Induk Ayam lantas menjumpai Elang. Ia rnenyampaikan maksudnya, yaitu akan meminjam cincin punya Elang. Sesungguhnya Elang tidak mau meminjamkannya, sebab Induk Ayam sangat asal-asalan. Ia tidak ingin cincinnya hilang.

” Saya janji bakal melindungi cincin itu, ” bujuk Induk Ayam.

” Baiklah… ini yaitu cincin kesayanganku. Saya bakal meminjamkannya padamu. Namun, bila hingga hilang, saya akan tidak memaafkanmu, ” balas Elang.

Induk Ayam begitu suka. Pada akhirnya ia dapat menggunakan cincin indah itu di kakinya. Induk Ayam juga pulang dengan bahagia. Selama jalan ia bernyanyi dengan riang. Induk ayam menunjukkan cincin itu pada sebagian binatang.

” Indah sekali cincinmu, ” tutur Kelinci.

” Sudah pasti, saya memperoleh ini dengan sulit payah, ” balas Induk Ayam.

Hari-hari juga berlalu. Saat ini, waktunya Induk Ayam kembalikan cincin punya Elang. Olala… Induk Ayam lupa menyimpan cincin itu.

” Aduh, bagaimana ini? Saya pastinya akan dimarahi Elang bila cincin itu tak ketemu, ” ucap Induk Ayam, cemas.

Induk Ayam menyuruh anak-anaknya untuk turut mencarinya. Tetapi, akhirnya nihil. Cincin itu betul-betul hilang. Elang juga pergi ke tempat tinggal Induk Ayam. Kesempatan ini induk ayam tidak dapat menghindar lagi. Ia akan bercerita yang sesungguhnya pada Elang.

” Saya telah menunggumu, namun mengapa kau tidak datang ke rumahku? Saat ini kembalikan cincinku, ” pinta Elang.

Induk Ayam tampak sedih. Ia juga bercerita semua pada Elang. Cincin yang ia pinjam hilang.

” Maafkan saya, ” ucap Induk Ayam.

Elang tidak dapat terima itu. Ia lantas menerkam Induk Ayam serta anak-anaknya. Namun, Induk Ayam serta anak-anaknya sukses lolos. Tersebut mengapa hingga sekarang ini ayam senantiasa mengais-ngais apa yang ada di depannya. Rupanya ia suka mencari cincin Elang yang hilang.

Pesan moral dari Narasi Rakyat Singkat : Cincin Indah Elang (Filipina) yaitu janganlah asal-asalan, terlebih waktu meminjam barang punya rekan. Belajarlah cermat serta disiplin.

This entry was posted in Pendidikan and tagged . Bookmark the permalink.