Menikmati Romantisme Masa Lalu di Benteng Vredeburg

Saat Belanda menguasai Indonesia banyak bangunan yang didirikan oleh mereka untuk membantu dan mempermudah mereka dalam mempertahankan hegemoni mereka selama mungkin. Dari sekian banyak bangunan yang ada terdapat sebuah bangunan yang berdiri di Kota Jogja yaitu sebuah benteng pertahanan dengan nama Benteng Vredeburg. Benteng ini di dirikan oleh Belanda sebagai benteng pertahanan dan juga sebagai tempat untuk mengawasi gerak-gerak dari Kesultanan Yogyakarta pasca terjadinya Perjanjian Giyanti pada 13 Februari 1755 karena Belanda kuatir jika Kesultanan Yogyakarta yang di pimpin Hamengkubuwino I melakukan perlawanan terhadap mereka.

Benteng ini dibangun pada abad ke-18 dan telah mengalami berbagai macam perbaikan dan renovasi. Saat ini bangunan benteng masih berdiri kokoh dan masih bisa disaksikan oleh masyarakat yang melintasi Jalan Malioboro dan kondisi bangunan masih sangat bagus dan terjaga dengan baik. Benteng berbentuk persegi ini mempunyai menara pantau (bastion) di keempat sudutnya yang berfungsi untuk mengawasi gerak-gerik yang mencurigakan.

Pada masa lalu, di dalam benteng terdapat berbagai macam bangunan seperti rumah perwira, asrama prajurit, gudang logistik, gudang mesiu, rumah sakit prajurit, ruang tahanan, dan rumah residen. Benteng Vredeburg bisa ditempati hingga  500 orang, termasuk tentara, petugas medis dan paramedis. Selain itu benteng ini juga digunakan untuk tempat berlindung warga negara Belanda yang tinggal di Jogja.

Saat ini Benteng Vredeburg telah difungsikan sebagai sebuah museum. Di sejumlah bangunan di dalam benteng ini terdapat diorama mengenai sejarah perjuangan Bangsa Indonesia menghadapi penjajah. Terdapat meriam yang menghiasi kawasan benteng dan juga taman-taman yang memperindah kawasan ini. Pengunjung yang datang ke tempat ini bisa  berkeliling melihat-lihat kondisi benteng dari dalam. Mereka bisa masuk ke ruangan yang berisikan diorama-diorama atau bisa berjalan naik ke bagian atas benteng dan memandangi Titik Nol Kilometer Jogja dari atas benteng.

Selain itu wisatawan bisa bersantai dengan duduk-duduk di depan bangunan-bangunan yang disediakan oleh pengelola. Menikmati suasana di dalam benteng dan membayangkan kehidupan di dalam benteng tersebut dimasa lalu yang tentu saja penuh dengan cerita dan sejarah didalamnya. Pengunjung juga dapat mengabadikan momen mereka di beberapa titik benteng yang sangat unik dan menarik jika diabadikan melalui kamera mereka.

Lokasi:

Benteng Vredeburg ini terletak di pusat Kota Jogja. Tepatnya di Jl. A. Yani No.6, Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Rombongan wisatawan besar bisa mengunakan sewa bus murah di Jogja.

Tips Wisata:

  1. Gunakan pakaian yang nyaman.
  2. Pakai alas kaki yang nyaman.
  3. Jangan merusak koleksi museum.
  4. Jaga kebersihan.

 

This entry was posted in Wisata. Bookmark the permalink.