Menjadi Masjid Tertua di Kawasan Khaplu, Inilah Masjid Chaqchan

Pernah dengar nama Himalaya?, pernah dong, itu loh pegunungan paling tinggi di muka bumi itu. Pegunungan Himalaya membentang dibeberapa Negara termasuk juga Pakistan. Masjid Chaqchan yang bakal kita ulas dalam tulisan ini ada di daerah Khaplu, Distrik Ghangche, lokasi Gilgit Baltistan di Provinsi Paling utara Republik Islam Pakistan. Lokasi Gilgit Baltistan satu dari lokasi paling spektakuler di utara Pakistan. Lokasi yang ada di pertemuan tiga puncak paling tinggi didunia masing masing Pegunungan Karakorum, Hindukush serta Himalaya. Jadikan lokasi ini sebagai satu diantara lokasi yang ada di atap dunia.

Keseluruhnya lokasi Gilgit-Baltistan adalah sorga untuk beberapa pendaki gunung, pemanjat tebing, trekker serta hiker. Lokasi ini dapat adalah lokasi bersejarah yang kaya dengan warisan budaya serta bermacam flora serta fauna langka. Lokasi bersejarah Gilgit-Baltistan, demikian lama jadi pusat perebutan kekuasan politik ataupun militer pada emporium Russia, Inggris Raya serta China. Hingga lalu berahirnya kekuasaan Inggris di Anak Benua India th. 1947, warga di lokasi ini pilih untuk berhimpun dengan Pakistan lewat satu pemberontakan lokal yang demikian populer melawan Maharaja Kashmir.

Masjid chaqchan adalah satu diantara masjid tertua di lokasi Khaplu yang di bangun oleh Syed Ali Hamdani (714 AH/1314M -786H/1384M) sebagai sisi dari dakwah beliau di daerah itu. Beliau demikian dihormati muslim setempat sebagai seseorang waliullah. Serta selalu ditambahkan gelar R. A (RodiAllohu Anhu) di belakang namanya. Masjid ini jadi satu diantara tempat suci di lokasi Khaplu, muslim dari beragam negeri datang ke masjid ini untuk nikmati keindahan serta penyegaran keimananan mereka. Masjid ini diakui sebagai satu diantara masjid yang telah eksis mulai sejak awal peradaban Islam di lokasi Khaplu.

Kubah masjid warna warniMasjid Chaqchan ini pernah alami rusaknya lantaran termakan umur. Maklum, beberapa besar bahan bangunan yang digunakan untuk masjid ini memiliki bahan kayu. Kayu kayu pilihan yang lalu diukir sedemikian rupa dengan ukiran khas Tibet, begitu indah. Untuk menghindar ambruknya bangunan itu serta hilangnya satu diantara warisan budaya dunia, lembaha Aga Khan lakukan restorasi keseluruhan pada masjid ini serta sukses kembalikan memiliki bentuk pada bentuk aslinya serta tetaplah berdiri kokoh di tempat awalannya serta selalu jadi pusat peribadatan muslim setempat, serta beberapa pengembara dunia yang berkunjung ke Khaplu.

This entry was posted in Travel. Bookmark the permalink.