Obat Leukimia Masih Sangat Mahal

Daftar Harga Obat – Karena perkembangan pengetahuan kedokteran, saat ini pasien kanker mempunyai banyak langkah untuk menyembuhkan kanker, dari mulai operasi, radioterapi, kemoterapi konvensional, dan obat-obatan yang memiliki tujuan khusus pada komponen sel yang bertindak dalam sistem perkembangan serta pemisahan sel kanker.

Satu diantara type kanker yang dapat diobati dengan obat spesial yang membidik komponen sel kanker ini yaitu leukimia kronik atau chronic myeolid leukemia (CML). Penyebabnya paling utama CML yaitu ketidaknormalan gen kromosom yakni perpindahan pada kromosom 9 serta 22 mengakibatkan penggabungan yg tidak normal pada gen bcr serta abl type protein aktif tyrosine kinase yg tidak normal.

Dulu, pasien yg tidak diterapi cuma dapat bertahan sebagian bulan atau th.. Saat ini, dengan perubahan obat-obatan di bagian kanker, pasien mempunyai keinginan hidup yang tambah baik.

Menurut dr. Made Putra Sedana, Sp. PD, KHOM, Konsultan penyakit darah serta kanker dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya, pasien CML bisa melakukan therapy Imatinib, yang disebut therapy oral dengan tingkat kesuksesan tertinggi. Riset tunjukkan tingkat kesuksesan therapy ini menjangkau 83 %.

Walau sekian, tidak semuanya pasien dapat memperoleh obat ini. ” Cuma pasien yang mempunyai kromosom philadelphia yang dapat memperoleh therapy obat ini, ” tuturnya.

Untuk ketahui type kromosom, pasien mesti lakukan kontrol komplit di laboratorium.

Kesuksesan Imatinib untuk perlakuan CML, lanjut Made, dinilai berdasar pada kontrol sesudah tiga bulan serta setahun. ” Apabila tidak berhasil menjangkau tanggapan hematologik sepanjang 3 bulan, dosis obat juga akan ditambah. Tetapi apabila berdasar pada kontrol sumsum tulang belakang sesudah setahun tidak berhasil menjangkau tanggapan sitogenetik atau sel-selnya belum juga jadi normal, jadi penyembuhan dinilai tidak berhasil, ” tuturnya.

Sayangnya, harga obat Imatinib termasuk juga kuras kantong. Pasien mesti keluarkan cost Rp 250. 000 untuk tiap-tiap butir obat, yang perlu dikonsumsi sehari-hari sepanjang bertahun-tahun.

Obat Imatinib mesti dikonsumsi sehari-hari dengan teratur untuk menghimpit perkembangan penyakit. ” Penyakit dapat muncul sekali lagi apabila pasien malas minum obat, ” tuturnya.

Obat imatinib ini mempunyai resikonya berbentuk rasa mual serta mengkonsumsi periode panjang dapat menyebabkan resistensi obat.

Mujur mulai sejak th. 2003 diawali program GIPAP, program hubungan kerja pada Novartis Indonesia serta Yayasan Kanker Indonesia untuk memberi obat kanker imatinib pada pasien yg tidak dapat. Diluar itu ada pula program NOA (Novartis Oncology Acces) yang memberi pertolongan pembelian obat sesuai sama kekuatan ekonomi pasien. Baca Juga : Obat Tradisional

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.